Riset sering dimulai dari pertanyaan ilmiah, tetapi penerapannya bergantung pada manusia yang akan memakai atau menerima manfaatnya. Karena itu, validasi pengguna sebaiknya dilakukan sejak awal, bukan setelah produk selesai.
Validasi bukan berarti meminta pengguna menyetujui ide kita. Validasi berarti memahami pekerjaan, hambatan, kebiasaan, dan keputusan yang terjadi di lingkungan nyata.
Mulai dari percakapan kecil
Wawancara dengan lima sampai sepuluh calon pengguna sering cukup untuk menemukan pola awal. Pertanyaannya perlu terbuka dan fokus pada pengalaman mereka, bukan pada fitur yang ingin kita bangun.
Uji asumsi paling berisiko
Setiap riset punya asumsi: pengguna bersedia mencoba, data tersedia, biaya masuk akal, atau proses bisa diubah. Pilih asumsi paling berisiko dan uji lebih dulu.
Catat perubahan keputusan
Validasi yang baik menghasilkan keputusan. Mungkin target pengguna berubah, fitur dipangkas, atau kebutuhan data bertambah. Catatan keputusan ini penting untuk reviewer dan funder.